Skip to content

Yayasan Umar Kayam

Loading...

Berita 2

Berita 3

Berita 4

Berita 5

Berita

 
Mengakses internet sambil makan gorengan, sate usus, bertukar cerita atau wacana: ANGKRINGAN YUK menyediakan semua.

 
Selasa, 07 September 2010 Increase font size  Decrease font size  Default font size 
Anda berada di:    Beranda arrow Berita arrow CATATAN WORKSHOP PENULISAN NASKAH #1 FESTIVAL TEATER JOGJA

Pengunjung ke:

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
CATATAN WORKSHOP PENULISAN NASKAH #1 FESTIVAL TEATER JOGJA
Oleh: M. AHMAD JALIDU, penggiat Gamblang Musikal Teater   
Panitia Festival Teater Jogja baru saja menyelenggarakan Workshop Penulisan Naskah Drama di ruang seminar Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu, 13 Juni 2009. Meski seyogyanya dihadiri 18 kelompok peserta Festival Teater Jogja, namun sayangnya beberapa kelompok absen. Dipandu oleh pemateri Indra Tranggono, Nanang Arizona, dan Hamdy Salad workshop berjalan cukup antusias. Indra Tranggono dan Nanang Arizona membuka diskusi dengan menyampaikan penilaian Mereka atas 6 naskah dari 6 kelompok peserta FTJ yang mendapat jatah pentas pada tahun 2009 ini. Keenam kelompok tersebut adalah Teater UNSTRAT-UNY, Teater JAB-UAD, Kelompok Seni Teku, Kelompok Teater TEMMU, Lembaga Teater Perempuan, dan Teater Eska.

Menurut ketiga pembicara, kelemahan umum dari keenam naskah yang sudah diajukan tersebut adalah kurang tajam menangkap "tema" dan "nilai" dari sumber adaptasi sehingga naskah hasil adaptasi tersebut kurang berbobot jika dibandingkan dengan sumber aslinya. Kelemahan berikutnya adalah sebagian menggunakan plot linear yang tidak diimbangi dengan pengembangan karakter yang bagus, sehingga kisah cenderung mudah ditebak.

Lebih lanjut dalam sesi diskusi, Nanang Arizona menyampaikan kutipan pendapat Kuntowijoyo bahwa tidak ada tips dalam meningkatkan ketrampilan menulis naskah drama selain terus mempraktikan proses menulis dan terus membaca. Membaca yang dimaksud bukan hanya membaca naskah drama lain, tetapi lebih luas, yaitu menambang wawasan sebagai bekal dalam mengolah kisah dan tema.

Workshop ini adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Festival Teater Jogja yang digagas Taman Budaya bersama Yayasan Umar Kayam. Andy SW, salah satu koordinator FTJ menjelaskan, "Tujuan FTJ adalah merangsang teman-teman muda untuk lebih bersemangat dalam meningkatkan capaian kreatifnya. FTJ memiliki keterbatasan dana dan kapasitas. Jadi, kami menyeleksi 18 grup untuk diajak terus berbagi dan bekerja sama mewujudkan pertunjukan yang bermutu. Bukan semata-mata memperebutkan penghargaan kejuaraan (FTJ). Hanya saja untuk jadwal pertunjukannya digilir, setiap tahun hanya ada 6 grup yang disupport biaya pertunjukan dan akan selesai pada 2011 nanti."

"Sukses tidaknya tergantung pada bagaimana teman-teman mau belajar dan saling menyemangati," demikian tambahan dari Kusen AH, Direktur Yayasan Umar Kayam.

Workshop ini masih akan dilanjutkan pada 17 Juni 2009, masih di tempat yang sama, meski setelah itu, para peserta juga diberi fasilitas klinik naskah, yaitu fasilitas konsultasi penulisan yang dibimbing oleh 4 kurator yakni Indra Tranggono, Nanang Arizona, Landung S, dan Hamdy Salad.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >